Berbagi Berita dan Cerita

DISQUS

Saturday, 2 May 2015

TANTANGAN MENULIS


 
 Menulis.....ya menulis.
Siapasih yang tidak tau menulis? sudah tentunya semua orang bisa menulis. Cuman hanya berbeda sejauh mana kepandaian seseorang itu untuk menulis. Orang yang sehari-harinya selalu menulis ( baik didalam bekerja ataupun yang berkaitan dengan menulis ) sudah tentunya bisa dibilang mudah,karena sudah terbiasa membuat tulisa.

   Namun disini yang saya sebut tantangan menulis adalah,membuat satu tulisan atau membuat artikel lebih gampangnya. Membuat satu tulisan/artikel sebetulnya gampang-gampang susah,disaat kita sebelum memegang alat tulis dan buku  dalam pikiran kita sudah tergambar apa yang ingin kita tulis itu. Dari awal yang kita mau tuli,sampai ahir yang mau kita tulis itu,semuanya betul-betul sudah siap untuk dituliskan,seolah-olah tulisan itu betul-betul akan jadi.

   Akan tetapi disaat kita sudah mulai menulis apa yang kita akan tulis tadi,pikiran kita menjadi buntu walaupun sudah jelas-jelas sejak awal sudah ok apa yang mau ditulis itu. Dalam pikiran kita terkadang berseliweran ide-ide yang lainya yang membuat pikiran kita tidak tertumpu dengan tujuan yang pertama yang kita mau tulis. Terkadang pikiran kita ingat sesuatu disaat bekerja,atau ketika kita sepulang kerja ditengah jalan ada sesuatu kejadian misalnya. Itu semua terkadang memang mengganggu pikiran kita disaat menulis. Disaat itu kita jangan panik,justru itu adalah sesuatu hal yang baik sebetulnya buat kita. Berarti kita mempunyai banyak bahan untuk tulisan kita,cuman kita hanya perlu mengontrol pikiran-pikiran itu dengan sebisa mungkin menumpukan terhadap apa yang pertama kita mau tulis itu.

" Betulkah semudah itu? "
Tentunya tidak,sebab ketika kita sedang fokus dan kemudian teringat sesuatu yang lain. Pikiran kita tentunya akan terus beralih kepada yang sedang dipikirkan saat itu tentunya. Dalam keadaan itu sudah tentunya apa yang sedang kita tuliskan itu akan berhenti karena pikiran kita tentunya tidak fokus. Coba kita bertenang dulu lalu membaca lagi apa yang sudah kita tulis itu.

   Pikiran yang tadinya tidak fokus akibat datang ide-ide yang lain,maka perlahan-lahan akan kembali menjadi fokus terhadap apa yang sedang kita tulis itu dengan membaca kembali. Bahkan bisa meneruskan tulisan itu yang tadinya berhenti akibat hal itu tadi,malahan terkadang bisa memperpajang dari asal tujuan yang kita tulis tadinya. Ibarat nostalgia yang membuat kita gembira dengan mengingat-ingat saat yang indah,begitu juga halnya sama dengan menulis. Maka dari itu marilah kita mulai menulis walaupu agak susah,tapi sesusah bagaimanapun kalau kita terus menulis lama-lama akan jadi juga sebuah tulisa/artikel.
Adbox