Berbagi Berita dan Cerita

DISQUS

Monday, 26 October 2015

BANGSAKU MASIH BERDAULAT

Bangsaku pernah melakar denai sejarah
dari gurindam pacal hingga syair inang diistana
menyatukan setia rakyat dan raja bernegara
dipahat dan dicatat pada kitab hukum
hidup rukun pedoman harmoni
hidup saling berpaut
Denai itu kemudian menjadi labuh sejarah
menghimpun kafilah dan gerombolan pedagang
dari kepulauan sejagat seantero dunia
membuka medan gedung bicara urusan
dimeja-meja bahasa franca dimana-mana
mengepung setia dan berkat para munsyinya
Bangsaku bergema bagai lebah dilangit saujana
hingga kini setia tetap keramat disinggahsana
walau bergulis dalam lumpur
dan terdampar ditebing
dan sesekali diusik lengking
ragu menderam keliru
para birokrasi dan hipokrasi
yang tidak berakal budi
Bangsaku,masih ada setia keramat
menyatu kasih dari bilah
toleransi setia bangsa
satu bangsa satu negara
bergema dalam satu suara
hanya zahir dengan keberanian
memeta perubahan
Adbox